Showing posts with label lainnya. Show all posts
Showing posts with label lainnya. Show all posts

Thursday, February 23, 2017

Ilmu perpustakaan  naik kereta api tut tut.tut,.,.

Ilmu perpustakaan naik kereta api tut tut.tut,.,.

Ini pengalaman seumur hidup yg gres pertama kali saya lakuin,.,bner deh sumpah . .hehe, . Rasanya sulit diungkapkan dengan kata kata .haha,.Aslii. . Ini moment udah saya pengenin dr dulu bgt . .singkat dongeng . Sabtu pagi di ruang tamu rumah, 27 desember 2014. Bingung mau maen kmana sama pacar tu . .akhirnya pacar ada ilham bwat naek kereta ke solo, tnpa ada rncana, lgsung deh buka web jadwal kereta. Dpet deh tu jadwal kereta yg berangkat jam 12.15 nekat jga brgkat ke stasiun maguwo yogyakarta jam 11.15. Nyampe sana malah grimis, lari lari deh dari parkiran nyampe dpan loket pembelian tiket. Udah buru buru eh nyampe nya di dpan loket di kasih goresan pena bahwa tiker kereta yang jam 12.15 udah abiss. Huhu. udah gitu ujan turin dengan derasnya. Yupp. Spertinya langit mngerti perasaanku ketika itu. lalu berembuklah saya sama si pacar, mau naik yang jam berikutnya pukul 13.45 atau kah memutuskan untuk plang. Akhirnya setelah berembuk super alot, heheh .kita memutuskan untuk naik kereta berikutnya, nama kerrtanya adalah. ..jeng jeng jeng . .sri wedari.. .haha. . Karena hujan karenanya kita cuma mondar mandir di depan loket pembelian tiket. Waktu pertanda pukul 12.00. Padahal kereta berangkat jam 13.45, masih 2 jam lagi mennnn . .huwaa. .akhirnya hujan sedikit reda, kita memutuskan untuk jalan-jalan sambil nunggu kereta datang. Kita masuk bandara, sok belagak mau naek kereta, padahal di kantong adanya tiket kereta seharga 10.000. Hahah. .kita muter muter di bandara, untung satpamnya gag curiga, hahah. Di ketika saat menyerupai itu perut gag mau kalah juga, lapeeeerr banget ini perutt minta makan, karenanya kita nemu salah satu minimarket, namanya c****. sensor aaja ya. .hehe . .masuk deh, tp pas liat harganya berasa pengen pura pura pingsan di tempat, hahah .gileee. Harganya mahal amat. Akhirnya kita cuma beli minum sebotol sama chiki satu dan menghabiskan 20.000. Aduhh,.seharga tiket brgkat. .keluar dr minimarket perasaan agak gelisah,.karena duit menipis. Haha,.tp kok masih laperr. Akhirnya kita memutuskan keluar dari area bandara dan makan bakso di pinggir jalan, lumayan ngisi perut dikitt . Heheh . liat jam udah jam 13.00, kita memutuskan kembali ke stasiun, kita masuk dan ngasih tiket kita, kita duduk di daerah tunggu kereta, ngobrol sana sini, ngomongin orang yang lewat di depan kita juga,.haha.. Paraahh ya . .jam pertanda pukul 13.40. Hatiku gag karuan, dag dig dug rasanya, antara gag Sabar dan takut, karenanya yang dii tunggu tunggu dateng jga, semua. penumpang masuk ke gerbong gerbong termasuk kita, alasannya ialah tiket yang kita beli gag dapat daerah duduk, ya terpaksa deh kita bangun nyampe solo, huhu,. Perasaan makin gag karuan, perlahan lahan kereta jalan, duh rasanya, seneng banget mampu naik kereta. Selama 21 tahun hidup di dunia gres kali ini naek kereta beneran. Haha. Ndeao banget memang, tapi beginilah rasanya. Di dalam kereta memang rasannya ijag ijug ijag ijug, haha. Satu jam di dalam kereta nyampe juga di solo. Nyampe solo kita di sambut hujan, kita pribadi menuju ke loket pembelian tiket, trnyta untuk tiket ke jogja belum mampu dibeli dan harus menunggu jam 16.20. Kita memutuska. untuk jalan jalan dulu, kita lari lari nyari daerah berteduh, sampai nyampe di warung makan, kita makan juga disitu. Makin menipis sudah persediaan uang kita, alasannya ialah apa? Karena warung makannya warung makan mengagumkan dan harga makanannya mahal mahal .haha . Seperrtinya memang cuaca tak merestui kita, hujan makin deras, niat mau jalan jalan di solo pun gagal total. Kita menunggu sampai ujan rintik rintik, dan memutuskan untuk naek bis aja untuk plang ke jogja, karenanya kita nanya ke tukang becak harga ke terminal, ternyata harganya mahal, alasannya ialah resah kita ujan ujanan kembali ke stasiun, ketika ujan ujan il tu mas pacar ngasihin jaketnya buat nutupin kepala ku, duhh kayak ftv aja yakk.hahah . Nyampe stasiun dibikin kaget lagi alasannya ialah yang antri udah kayak ular naga panjangnya bukan kepalang, huwaa.,.dan kita memgambil keputusan untuk naek becak ke terminal berapapun harganya, setelah melaksanakan rundingan yang alot dengan bapak tukang becak, karenanya dapat juga. Kita dianter ujan ujan ke terminal naek becak, kasian bapaknya boncengin dua orang gendud gendud pula. Hahah,. Nyampe terminal, kita nunggu bis nya lama bgt, niatnya sih pengen naek bis AC tp dapetnya malah klas ekonomi, yg suaranya duh ga banget, ya mau gmna lagi takut gag dapat bis. Akhirnya kita plang naek bis ekonomi yang jalannya pelan banget, penuh banget, belum lagi ada yang ngrongkok di dalam, stelah dua jam berjuang di dalam bus karenanya nyampe juga di jogjakadah tercinta. Legaanya . .akhirnya keturutan juga yang di penginin. Hehe .makasih mas pacarku, yang udah nemenin, yang udah ngajakin saya naek kereta,yang udah jagain juga. Hehe,. Hmm. Begitu singkat cerita, gag singkat sih sebenernya, tapi mampu di ambil hikmahnya, kalo mau bepergian lebih baik di rencanakan yang matang terlebih dahulu, agar gag seribet itu. Hehe. .
Ilmu perpustakaan  Empat Puluh Empat Mu dan Dua Puluh Dua Ku di Dua Ribu Lima Belas :)

Ilmu perpustakaan Empat Puluh Empat Mu dan Dua Puluh Dua Ku di Dua Ribu Lima Belas :)

Dua puluh dua tahun lalu, sempurna usiamu dua puluh dua, ahad 14 februari 1993 di waktu magrib kau lahirkan saya ke dunia dengan penuh perjuanganmu dan tenagamu..kau rawat saya penuh tabah dan iklas, ternyata Yang Mahakuasa menitipkan saya kepada malaikat yang benar-benar menyayangiku..(kata orang di sekitarku) dari kau lahirkan aku, saya sudah gendud dan lucu..hehe Kau ajarkan saya bagaimana berbicara ma..ma..ma…pa..pa..pa Kau ajarkan saya tengkurap, merangkak, bangkit perlahan dan memapahku berjalan dengan sabarnya, sehingga saya dapat berjalan sendiri. Tepat umur tiga tahun, kau titipkan saya ke daerah nenek,karena engkau harus bekerja, bahkan terkadang saya engkau ajak saya ke pasar untuk menemanimu berjualan. saya tidak aib walau harus kau boncengkan di depan dengan naik motor angsa butut warna biru.. Di umurku 5 tahun, engkau gendong saya melewati sawah, menuju ke sekolah TK pertamaku, dan kau mulai melepaskanku dan memberiku kepercayaan bahwa saya mampu tanpa harus slalu di sampingmu, di awal awal saya masuk sekolah itu saya menangis dikala engkau tinggal saya di sekolah. Karena saya harus bertemu dengan orang orang baru, termasuk orang yang ada di sampingku dikala ini. Rencana Yang Mahakuasa memang indah. Setelah itu saya menginjak sekolah dasar, saya masih selalu kau manjakan, sebab saya anak satu satumu. Kau ajarkan saya doa-doa sederhana, mengaji di TPA dan bagaimana sholat lima waktu yang benar. Umurku 11 tahun kau beri saya seorang adik kecil, dan dari situ kau ajarkan saya menjadi kakak yang baik. Umur 12 tahun saya masuk Sekolah menengah pertama, disana saya mulai mendapatkan teman-teman dengan pergaulan yang luas, kau ajarkan saya bagaimana saya harus memilih mana yang harus ku jadikan sahabat dan mana yang harus saya jadikan teman. Ketika masuk Sekolah menengah atas, dimana saya sudah mulai dewasa, tapi kau masih selalu mengawasiku, kau ajarkan saya bagaimana bergaul dengan baik. Termasuk mencintai seseorang yang baik dengan cara yang baik. Ketika saya akan memasuki sekolah tinggi tinggi pun, saya memilih untuk tetap disini bersamamu, walaupun kau merestui ku untuk ambil kuliah di kota lain. Tapi saya tau dari sorot matamu terlihat bahwa kau tidak lapang dada melepasku. Ibu..dari kecil kau ajarkan saya wacana banyak hal, wacana bagaimana saya harus berbicara dengan sopan dan baik dengan orang lain, bagaimana saya harus menghormati orang lain, berkata jujur, dan berpakaian yang baik. Memaafkan orang yang menyakitiku dan mengucapkan terima kasih kepada siapapun.kau ajari juga bagaimana saya harus menghargai hidupku yang singkat ini dan menghargai orang-orang di sekitarku. Kau yang selalu memberiku semngat dan membuatku lebih percaya diri. Kau ajarkan saya pula bagaimana saya harus kuat, tersenyum dikala ada orang yang menghinaku. Ikhlas dalam mendapatkan segala hal dalam hidupku dan bagaimana saya harus bersyukur kepada Yang Mahakuasa atas semua yang telah diberikan-Nya dalam hidupku. Di dikala saya sakit kau lah orang pertama yang panik mencarikan obat untuk kesembuhanku. Sekarang disaat ada sosok laki-laki disampingku kau selalu berpesan bahwa jalinlah relasi yang baik, sesuai yang diajarkan oleh keyakinan kita, kau berikan pula petuah-petuah bekal hidup untuk masa depanku kelak dikala saya sudah berkeluarga. Ibu, di usiaku 22 ini, saya merasa terlalu cepat semua berlalu, saya rindu dikala engkau gendong, peluk cium dan genggaman tanganmu dikala saya tidur. Aku ingin menyerupai dulu lagi, dikala masih kecil, yang saya tau hanya main saja, tidak ada masalah-masalah yang harus saya hadapi menyerupai dikala saya sudah remaja dikala ini. Tapi kau selalu ajarkan saya bagaimana saya harus tetap berpengaruh dalam setiap menghadapi semua masalahku. Terima kasih malaikatku, kau ajarkan semua wacana kehidupan, kau didik saya sampai saya menyerupai ini sekarang, saya hanya ingin membuatmu bangga, gembira saja sesungguhnya tidak cukup, tapi apa yang mampu ku beri, semua tidak akan cukup untuk membayar semua perjuanganmu, peluhmu, keringatmu selama dua puluh dua tahun ini. Semoga kau diberi umur panjang, sehat selalu. Dan kelak kau mampu melihat saya sukses dalam karir dan keluargaku nanti. Aminn.. Maaf belum mampu menjadi yang terbaik. Terima kasih Tuhan Engkau titipkan saya kepada seorang malaikat yang menyayangiku dengan tulus ikhlas, dan lagi Engkau pertemukan saya kepada sosok ibu yang begitu menyanyangiku sama hal nya menyerupai ibukku sendiri, ibumu :)